Review Anime Kuroko no Basket eps 20

 

Ngomongin anime.. Gue itu ya, gue itu paling suka sama yang namanya Anime. Anime sudah menjadi sesuatu yang wajib untuk gue tonton. Anime sudah menjadi mood booster bagi diri gue. Nah, ngomongin anime.., anime itu ada banyak sekali macam dan jenisnya. Dan terdiri dari berbagai genre.

Namun yang pasti, disini gue bukan ingin membahas genre suatu anime. Di postingan ini, gue ingin menceritakan salah satu anime yang gue sukai banget. Anime itu tidak lain adalah Kuroko no Basket. Gue yakin, para pecinta anime pasti kenal sama anime yang satu ini.

Anime Kuroko no Basket ini menceritakan pemain basket bernama Kuroko yang memiliki keyakinan sendiri terhadap permainan basket.

Berikut adalah sinopsis dari anime Kuroko no Basket:

Kuroko No Basuke adalah tentang pemain basket bernama Kuroko yang memiliki keyakinan sendiri terhadap permainan basket. Ketika SMP, Kuroko tergabung dalam tim basket sekolah, yaitu Basketball Team Teiko Middle School. Tim ini telah memenangkan kejuaraan basket selama 3 musim tidak pernah kalah. Tim ini terdiri dari lima pemain yang disebut-sebut sebagai Kiseki no Sedai (Generasi keajaiban). Namun, ternyata, di balik kesuksesan dari 5 pemain, ada satu lagi pemain yang keberadaannya tidak terlalu terkenal tetapi sangat dihormati oleh 5 pemain. Dan pemain ke 6 itu adalah Tetsuya Kuroko.

Cerita dimulai ketika Taiga Kagami, yang baru saja pulang ke Tokyo dari Amerika, pergi ke sekolah tinggi Seirin. Ia bergabung dengan tim basket Seirin bersama dengan Kuroko. Kagami pertama meremehkan Kuroko karena permainan basket Kuroko yang biasa-biasa saja. Bahkan keberadaan Kuroko seperti ‘hantu’. Tidak semua orang bisa merasakan kehadirannya. Namun, itu adalah kemampuan Kuroko. Dia bisa melewati lawannya tanpa diketahui oleh orang lain.

Untuk genrenya sendiri, Kuroko ini bergenre Comedy, School, Shounen dan Sports. Meski bergenre sports, anime Kuroko ini tidak membosankan seperti yang kalian (bagi yang belum pernah nonton) pikirkan, kok. Di setiap episode atau cerita, anime ini selalu di bumbui dengan comedy yang kadang bisa mengundang gelak tawa saat menonton anime ini.

Di episode kali menceritakan tim basket dari SMA Seirin sedang melawan Tim basket SMA Rakuzan dalam pertandingan final musim dingin. Saat ini, tim basket Kagami dan Kuroko (SMA Seirin) sedang ditekan oleh Tim basket Akashi (SMA Rakuzan) yang mayoritas anggotanya diisi oleh pemain basket yang memiliki kemampuan yang cukup hebat.

SMA Rakuzan memiliki salah satu pemain dari generasi keajaiban dengan posisi sebagai Kapten, ia adalah Akashi. Selain itu, SMA Rakuzan juga memiliki beberapa pemain yang sejajar dengan Kiseki no Sedai, mereka dijuluki sebagai ‘Raja Tanpa Mahkota’.

Sedangkan di tim basket SMA Seirin, diisi oleh salah satu pemain bayangan dari Kiseki no Sedai, ia adalah Kuroko. Tidak hanya itu, mereka juga memiliki satu orang pemain dari salah satu anggota ‘Raja Tanpa Mahkota’. Mereka juga memiliki seorang pemain yang tidak memiliki gelar, namun kemampuannya hampir sejajar dengan para Kiseki no Sedai, ia adalah Kagami Taiga.

Perbandingan kekuatan yang cukup jauh ini membuat anggota Seirin tidak dapat menyusul angka. Meski begitu, mereka tidak menyerah dan terus berjuang agar bisa mengalahkan SMA Rakuzan. Kuroko yang memiliki hawa kehadiran sangat rendah (tidak dapat dirasakan sehingga tidak kelihatan oleh pasang mata), mendadak kehilangan kemampuannya ini. Karena kehilangan kemampuannya itu, ia jadi mudah terlihat. Ia pun terpaksa harus duduk di bangku cadangan karena telah kehilangan kemampuannya.

Sementara itu, lawannya memiliki pemain yang kemampuannya sama seperti Kuroko, yaitu hawa kehadiran yang sangat rendah. Ia dapat menggunakan misdirection seperti Kuroko. Meski terbilang sama, tapi ada perbedaan diantara pemain bayangan dari SMA Seirin dan pemain bayangan dari SMA Rakuzan.

Perbandingan pemain bayangan Seirin dengan Rakuzan
Perbandingan pemain bayangan Seirin dengan Rakuzan

Karena perbedaan itulah, Akashi menyebut Kuroko sebagai model lama dari pemain bayangan.

Namun di episode ke 20 ini, Kuroko berhasil mendapatkan kembali kemampuan yang ia punya. Berkat usahanya itulah, ia bisa mendapatkan kembali tipisnya hawa keberadaan yang ia miliki sebelumnya. Sementara itu, pemain bayangan dari SMA Rakuzan, kehilangan kemampuannya itu. Sehingga, terjadi pertukaran posisi antara Kuroko dan Mayuzumi.

Kuroko tak ingin menyerahkan gelar pemain keenam bayangan
Kuroko tak ingin menyerahkan gelar pemain keenam bayangan

Apa yang menyebabkan Mayuzumi kehilangan tipisnya hawa keberadaan yang ia miliki? Itu karena Kuroko sengaja membiarkan Mayuzumi terlihat lebih mencolok darinya, sehingga Mayuzumi mudah untuk dilihat.

Memanfaatkan Mayuzumi
Memanfaatkan Mayuzumi

Karena sudah mendapatkan kembali tipisnya hawa keberadaan yang ia miliki, perlahan Seirin mulai menambah angka, meski hanya sedikit. Akibatnya, Rakuzan memuat dua keselahan secara berturut-turut karena tekanan yang diberikan SMA Seirin.

Melihat Kuroko yang bangkit, Kagami pun ikut terpacu untuk bangkit. Kagami, memasuki Zone. Menurut gue ini hal yang wajar. Karena yang akan ia hadapi adalah Emperor Eye yang dimiliki Akashi. Zone vs Emperor Eye, gue jadi gak sabar untuk menunggu kelanjutan dari episode Kuroko ini.

Zone vs Emperor Eye
Zone vs Emperor Eye

Oya, bagi kalian yang belum pernah animenya, gue sarankan untuk nonton! Ceritanya seru banget loh. Yak, demikian review singkat gue tentang Episode ke 20 dari anime Kuroko no Basket. Sampai jumpa di review anime selanjutnya! XD



2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter the captcha *

Setelah mampir jangan lupa tinggalin komentar, ya!\o/ Semoga harimu menyenangkan \o/

*komentar baru akan muncul apabila sudah di Approve terlebih dahulu oleh admin.