Senin, 10 Desember 2018
Postingan kali ini ngomongin balada angpao imlek yang gue alamin beberapa waktu lalu. Tahun Baru Imlek selalu identik sama yang berwarna merah. Lampion merah, kertas merah, petasan berwarna merah, baju merah, lilin merah, pokoknya apapun itu, wajib berwarna merah. Bagi masyarakat Tionghoa, merah memiliki arti kebahagiaan, kesenangan, keberuntungan, hoki, semangat dan keberanian. Tapi ada satu hal yang gue belum mengerti, kenapa...

Playlist Baru

Apa jadinya bila musik yang biasa lo dengerin setiap harinya, mulai terasa membosankan? Padahal, waktu itu otak dan alat pendengaran lo lagi butuh asupan musik. Kalau sudah begini, apa yang akan lo lakukan? Menggantinya dengan yang baru, mungkin menjadi pilihan yang paling tepat. Karena musik terus mengalami perubahan dari waktu kewaktu. Belakangan ini gue mulai jenuh sama sebuah playlist yang...
“Ini kartu SEP-nya. Mama langsung aja ke labor, trus ambil antrean. Abang mau ke lantai tiga dulu untuk ketemu sama Bu Dewi.” “iya” kata nyokap, samar-samar. Di lantai tiga, Bu Dewi yang konon katanya biasa menunggu di dekat lift belum menampakkan wujudnya sama sekali. Gue ngecek kembali kelengkapan surat-menyurat dan menaruhnya di atas tumpukan surat-surat yang lain. Dari lantai tiga, gue...
ssrrk ssrrkk bunyi lembaran-lembaran buku yang saling bergesekkan ketika halamannya berganti. Yap, malam minggu gue kemarin lebih bermakna dan lebih berkualitas ketimbang malam minggu-nya para jones yang berdoa minta hujan di malam minggu. Ehm, posisi gue disini sebagai seorang jomblo, tentu, gue tau kebiasaan-kebiasaan para jomblo ini karena gue dulu juga begitu. Oops, keceplosan deh. Gue takut dirajam sama para jomblo...

Media Sosial

332PengikutMengikuti
648PengikutMengikuti
914PengikutMengikuti