Menemukan Permainan Lama

Kartu Dewa

 

Belakangan ini gue disibukkan oleh kegiatan baru. Kegiatan ini gue lakukan untuk mengusir kebosanan yang gue rasakan sebagai pelajar. Karena tidak selamanya menjadi pelajar itu asik. Setiap pelajar, pada umumnya pasti pernah merasa yang namanya bosan.

Bosan yang gue rasakan didasarkan karena sedang tidak ada kegiatan. Apalagi kalau gue udah mengupdate blog ini, nulis draft, dan belajar. Otomatis gue gak ada kegiatan yang asik sehingga gue mudah merasa bosan. Apalagi gue ini juga seorang jomblo. *curhat ceritanya*

Waktu lagi bongkar-bongkar kamar, secara tak sengaja gue menemukan mainan lama yang sangat-sangat keren dan gue yakin permainan ini sangat banyak fansnya. Gue tiba-tiba jadi flashback waktu melihat mainan lama gue itu. Gue jadi kembali ke masa waktu masih unyu-unyu nya.

Gue menatap mainan lama itu dengan penuh haru. Seandainya mainan ini masih digemari hingga sekarang. Mungkin gue akan menjadi pemain yang hebat. Hahahaha.

Yak, langsung aja kali ya.

Gue menemukan permainan ini:

 

Bagi kalian yang tahu permainan ini, berarti kita satu generasi *tos

Permainan ini pernah menjadi permainan yang populer pada masanya. Sangat-sangat populer. Karena gak ada lawan main, gue mencari alternatif lain untuk bisa menikmati permainan ini. Kemudian gue terpikirkan sebuah emulator game yang bisa digunakan untuk menikmati game-game PS 1.

“Itu dia!” gue menemukan ide.

Gue langsung membuka Google dan mendownload emulator game tersebut. Untuk bisa menikmati game ini (termasuk game PS 1 lainnya), yang kalian butuhkan hanyalah sebuah PC/Desktop, lalu emulator gamenya. Hanya itu saja? Tentu tidak. Kalian perlu mendownload CD Images nya atau kalau kalian masih punya CD/Kaset game nya, tinggal di masukan aja ke PC/Desktop tadi.

Setelah selesai men-download emulatornya tadi, lanjut ke proses install. Setelah usai di install, taraa!! Tinggal main aja deh.

Game pertama yang gue mainkan setelah menginstall emulator game adalah Yu-Gi-Oh! Forbidden Memories. Sebuah game PS 1 favorite gue waktu masih jamannya PS 1. Tidak hanya game PS nya saja, gue juga suka manganya yang sering ditayangin di televisi setiap hari minggu.

Tidak hanya game ps dan manganya saja yang terkenal, bahkan permainannya dalam wujud ‘nyata’ juga terkenal pada masa itu. Permainan duel monster namanya. Dulu setiap pulang sekolah, gue langsung mampir ke rumah temen sambil membawa kartu-kartu duel monster. Dalam permainan itu, peraturannya adalah yang kalah harus memberikan satu kartunya pada si pemenangnya. Pemenangnya boleh memilih salah satu yang bagus dari yang kalah.

Dan setiap gue kalah, ibu gue selalu marah-marah dan sejak saat itu gue dilarang main duel monster lagi. Kartu-kartu gue itu semuanya ditulis nama gue serta nomor kartu. Misal Reza Andrian 1, Reza Andrian 2, dan begitu seterusnya.

Gue tetep bandel dengan main duel monster secara sembunyi-sembunyi. Dan ujung-ujungnya gue tetap ketahuan juga sehingga gue di marah sama ibu gue.

“Ini bang,” bapak gue memberikan sebuah bungkusan plastik.

“Wah ini apa Pa? gue bertanya dengan polosnya.

“Buka aja. Nanti Abang tahu kok isinya apa.”

Gue langsung membukanya.

“Selamat ulang tahun, Bang.”

“Wah ini kan?”

“Ssstt.. diam-diam aja. Jangan sampai mama tau.”

“Makasih banyak, Pa.”

Gue langsung memeluk bapak gue dengan bahagianya. Ternyata Bapak gue tau kalau hari itu adalah hari ulang tahun gue. Gue sendiri, sebagai orang yang berulang tahun pada hari itu gak tau kalau hari itu adalah hari ulang tahun gue.

Gue mendapat sebuah hadiah berupa kartu duel monster. Gue seneng. Dan lagi, ternyata isi-isinya adalah kartu duel monster yang sangat langkah. Dari deck gue itu (tumpukkan kartu duel monster, yang biasanya terdiri dari 40 kartu setiap pemainnya), terdapat 1 kartu dewa. Kartu Dewa gue waktu itu adalah namanya Obelisk The Tormentor.

Kartu Dewa sendiri terdiri dari 3 pasang, seperti yang ada pada gambar di atas. Perlahan-lahan gue menjadi seorang pemain duel monster yang sangat hebat. Dan pada akhirnya gue berhasil mengalahkan salah seorang pemain duel monster juga, yang memiliki kartu dewa terakhir, yaitu The Winged Dragon of RA.

Orang yang memiliki kartu RA ini, susunan decknya sangat hebat. Sehingga gue cukup kewalahan sewaktu melawannya. Namun atas saran sahabat dekat gue, gue jadi kembali bersemangat untuk melawan orang itu. Yah, akhirnya gue menang. Kurang lebih sama seperti di film-film lah ya.

Gue senyum-senyum sendiri ketika menemukan kartu-kartu duel monster yang telah lama hilang itu. Dan barusan (seminggu yang lalu) kartu itu hilang lagi. Entah kemana hilangnya. Yah, setidaknya gue masih bisa bernostalgia mengenai masa lalu dengan memainkan gamenya di PS 1 dan juga manga nya yang dapat di download secara gratis di fansub-fansub favorite kalian!

Oya, untuk kartu favorite gue sendiri adalah kartu Magician of Black Chaos. Bagaimana dengan kalian?



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter the captcha *

Setelah mampir jangan lupa tinggalin komentar, ya!\o/ Semoga harimu menyenangkan \o/

*komentar baru akan muncul apabila sudah di Approve terlebih dahulu oleh admin.