Perubahan Part I

 

Hari ini ada yang sedikit berbeda dalam diri gue. Tidak seperti biasanya, hari ini entah mengapa gue jadi merasa sedikit lebih cool dibanding hari-hari yang lain. Disinyalir perubahan dalam diri gue hari ini adalah karena cewek yang gue suka, hari ini benar-benar kelihatan cantik. Ia menyapa gue, pagi ini. Gue jadi sedikit gesrek ketika dia menyapa gue dengan senyuman manisnya itu.

Hari ini jam pertamanya adalah pelajaran TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). TIK adalah salah satu mata pelajaran favorite gue. Gue itu paling demen sama yang namanya pelajaran TIK.

Saat pelajaran TIK di mulai, ada yang berbeda dari mata pelajaran yang lain. Perbedaannya terletak dari suasana kelas. Saat mata pelajaran lain, kelas gue itu paling gak bisa diem, apalagi tenang. Selalu saja ada topic yang di bahas setiap bangkunya. Seperti misalnya baris satu membahas topik harga cabai di pasaran. Bangku ke dua membahas hasil pertandingan sepak bola, dan baris ketiga membahas drama korea.

Bener-bener gak bisa diem. Walaupun ada guru yang lagi duduk di depan, tapi yang lainnya tetap ribut, termasuk gue dan teman sebangku. Karena terlalu asik sama obrolan dan topik yang mereka bicarakan, seperti tidak ada guru aja di depan kelas. Kadang gue juga kasihan sama guru-guru yang mengajar di kelas gue. Semoga mereka diberikan ketabahan, kekuatan dan kesabaran untuk mengajar kami semua.

Berbeda dengan pelajaran TIK. Saat pelajaran TIK, keadaan kelas begitu hening. Benar-benar sunyi seperti hati ini. Di mulai dari baris-berbaris sebelum masuk kelas, hingga pelajaran usai pun keadaan kelas tetap sunyi. Gue pun kepikiran, bagaimana kalau semua mata pelajaran memanfaatkan teknologi aja biar semuanya diem.

Materi pelajaran kami berfokus pada penggunaan Microsoft Excel.

 

Microsoft Excel atau Microsoft Office Excel adalah sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan oleh Microsoft Corporation yang dapat dijalankan pada Microsoft Windows dan Mac OS. Aplikasi ini memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik yang, dengan menggunakan strategi marketing Microsoft yang agresif, menjadikan Microsoft Excel sebagai salah satu program komputer yang populer digunakan di dalam komputer mikro hingga saat ini.

 

Gue pribadi sangat jarang menggunakan Microsot Excel karena gak ada yang mau gue kalkulasikan atau bahkan membuat grafik. Tapi semenjak kelas dua ini, gue di tuntut harus sering menggunakan Excel karena akan banyak tugas dan latihan yang menggunakan Excel ini. Sebelum-sebelumnya gue lebih terbiasa menggunakan Microsoft Word untuk kebutuhan gue dalam menulis draft-draft/tugas sekolah gue. Tapi tak apalah, siapa tau ilmu ini bisa bermanfaat untuk kedepannya. Karena tidak ada yang namanya percuma.

Gue sangat bersemangat hari ini. Ini terbukti dari selesainya pekerjaan gue dalam waktu yang singkat. Sebab apa Za hari ini lo bersemangat? Karena disapa doi ya? Bisa jadi! Tapi setelah gue perhatikan lagi, ternyata data yang harus gue input ke Excel sedikit *Jiaaahhh

Karena gue udah selesai, gue langsung mengumpulkan tugas yang diberikan itu. Begitu di cek, ternyata rumus yang gue gunakan salah. Rumusnya harus sesuai dengan yang ada di papan tulis. Sebenarnya yang di papan tidak bisa di bilang rumus juga, karena yang di papan itu hanyalah sebuah contoh dan masih terbilang sebuah teka-teki karena yang ditampilkan bukanlah rumus aslinya, melainkan contoh soal.

Kami dituntut harus menyelesaikan teka-teki yang ada di papan tulis. Bermodalkan sebuah contoh soal. Tanpa keterangan apa pun. Padahal rumus yang gue gunakan juga benar sebenarnya. Tapi karena harus pas seperti yang guru gue minta, jadi gue dan yang lainnya harus memecahkan teka-teki itu.

Gue memperhatikan contoh yang di papan tulis secara seksama. Namun kemudian.. yak! Gue berhasil memecahkan teka-tekinya! Setelah selesai, gue langsung mengumpulkan.

“Salah. Coba samakan dengan yang di buku,” kata guru TIK gue.

“Oke Pak.”

Jujur, gue bingung dimana letak kesalahannya. Gue kembali memperhatikan kesalahan yang gue lakukan. Data yang udah gue input semuanya benar. Rumus dan hasilnya juga benar. Setelah diperhatikan kembali, ternyata gue salah karena menggunakan all borders sehingga tidak sama seperti yang ada di buku. Di buku, tidak ditampilkan yang namanya garis-garisnya. Jadi, gue harus menghapus satu persatu dari garis-garis yang tidak digunakan supaya mirip seperti yang ada di buku.

Yak, gue langsung mendapat nilai.

 Usai pelajaran TIK, kelas kembali rusuh seperti biasanya. Benar-benar ramai seperti pasar. Ada yang ke kantin, ada yang ngegosip, ada yang nonton anime, ada yang dengerin musik, dan masih banyak lagi. “Ini lah IPS,” kata gue. Tapi gue senang menjadi murid IPS. Bahkan ada yang membuat singkatan nyeleneh tentang IPS. Seperti: Ikatan Pelajar Santai, Ikatan Pelajar malaS, Ikatan Pelajar Stress. Namun buat gue, IPS itu adalah singkatan dari “Ikatan Pelajar Sukses.”

Sebenarnya cerita ini pingin gue publikasikan siang tadi. Tapi berhubung laptop gue di pinjem Dewa karena dia mau nonton anime, jadi tulisan ini baru bisa gue publikasikan sekarang (malam ini). Masih banyak yang ingin gue ceritakan, tapi takutnya akan menjadi sebuah cerita yang panjang. Maka gue akhiri cerita ini sejenak dan akan gue lanjutkan keesokan harinya.

– To be Continued – 



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Setelah mampir jangan lupa tinggalin komentar, ya!\o/ Semoga harimu menyenangkan \o/

*komentar baru akan muncul apabila sudah di Approve terlebih dahulu oleh admin.