Soal Jati Diri

Dalam menjalani hidup sebagai seorang anak muda, ada dua misteri yang belum bisa kita temukan jawabannya. Misteri yang pertama: Siapakah diri kita itu sendiri. Lalu misteri yang kedua: Ingin menjadi seperti apa Anda nanti?

Dapatkah seorang anak muda yang pikirannya masih belum ‘matang’ atau bahkan yang sudah matang menemukan jawabannya? Belum tentu. Tapi tidak semuanya begitu. Mungkin ada sebagian yang sudah menemukan jawabannya. Sisanya masih bingung dan sedang mencari jawaban dari misteri itu sendiri.

Sudah tau kan kali ini gue ingin membahas soal apa? Yak! Tepat! Gue ingin membahas soal jati diri serta potensi yang ada di dalamnya.

Buat yang sudah memecahkan misteri yang pertama. Sudahkah Anda mengenali diri Anda sendiri? Seberapa jauhkan Anda mengenali diri Anda sendiri? Dan pertanyaan terakhir… Sudahkah Anda akrab dengan diri Anda sendiri?

Baca Juga: Audina dan Cowok Cemen

Mengenali diri orang lain mungkin lebih gampang dibanding mengenali diri sendiri. Contohnya gue nih. Gue tau semua hal yang sahabat gue suka. Gue juga tau apa yang sahabat gue gak suka. Yeah, semuanya. Sampai ukuran celana dalamnya pun gue tau. Oke, ini mulai serem.

Dalam menjalani hidup sebagai anak muda, kita tak bisa terus berlarut-larut dalam kesenangan dunia. Masih ada hal penting lainnya daripada bersenang-senang menikmati hidup sebagai anak muda. Bersenang-senang memang perlu, tapi juga ada batasannya.

Anak-anak muda yang menghabiskan masa mudanya untuk bersenang-senang terhadap kegiatan yang tidak penting, gue yakin, pasti mereka belum mengenali diri mereka sendiri. Kalau mereka sudah mengenali diri sendiri, mereka tidak akan mau menghabiskan waktu untuk kegiatan yang tidak bermanfaat. Apalagi merugikan diri mereka sendiri dan hidup orang banyak.

Dalam sebuah perjalanan hidup, kita dituntut harus mengenali diri sendiri. Kita ini dilahirkan untuk apa? Bersenang-senang sampai mati kah? Tidak. Bila tidak mengenali diri sendiri, biasanya hidupnya akan mudah goyah. Seperti misalnya seorang hakim.

Bila seorang hakim tidak mengenali dirinya sendiri, tidak tau bahwasannya dia bertugas sebagai seorang hakim, hakim tersebut akan sangat mudah untuk dipengaruhi ideologinya. Disogok beberapa ratus juta langsung nurut. Padahal kalau dia mengenali dirinya sendiri, dia tidak akan mau disogok karena dia tau bahwa tugasnya sebagai seorang hakim adalah memberikan hukuman/sanksi yang berimbang kepada si pelaku kejahatan.

Bukan malah membela dan menyalamatkan pelaku kejahatan dari jeratan hukum.

Tidak hanya anak muda saja, bahkan ada juga orang dewasa yang masih belum mengenali dirinya sendiri. Mencari jati diri sebenarnya gampang-gampang susah. Masing-masing orang punya cara yang berbeda-beda dalam mencari jati dirinya.

Baca Juga: Lika-Liku di Dalam PDKT

Gak usah terlalu jauh mengenal orang lain kalau Anda sendiri belum mengenali diri Anda sendiri.

Gue termasuk dalam golongan anak muda yang masih mencari jati diri. Terutama saat gue masih SMP. Gue bingung, gue hidup untuk apa? Tujuan gue saat itu masih belum jelas. Akhirnya… banyak waktu yang terbuang dengan percuma. Kalau saja saat itu gue sudah tau jati diri gue sendiri, mungkin waktu yang banyak itu dapat gue alihkan kedalam kegiatan yang bermanfaat.

Kini, gue juga masih mencari jati diri gue yang sebenarnya. Ya. Setidaknya Reza yang sekarang bukanlah Reza yang dulu menghabiskan waktunya untuk hal yang sia-sia. Reza yang sekarang, menghabiskan waktunya untuk kegiatan yang mungkin suatu saat bisa berguna. Sekarang mungkin belum terasa. Namun kelak, bila tiba saatnya, apa yang gue tanam saat ini, buahnya bisa gue petik dan dinikmati di kemudian hari.

Sekarang tujuan hidup gue sudah cukup jelas walau belum begitu jelas seperti wajahnya Isyana yang tetap cakep meski dilihat menggunakan sedotan aqua gelas yang kecil sekali.

Nih, gue kasih fotonya Isyana biar seger
Nih, gue kasih fotonya Isyana biar seger

Mengenali diri sendiri artinya mengetahui potensi apa yang dimiliki oleh diri ini. Coba saja kalau belum kenal. Apakah seseorang yang belum kenal dirinya sendiri tau potensi yang dimiliki dalam dirinya? Gak.

Sekarang begini. Lo sangat mengenali sahabat lo. Mulai dari hal kecil sampai hal yang paling besar. Lo akan segera tau potensi yang sahabat lo miliki walau hanya melihat dari kegiatan yang dia sukai. Misalnya saja sahabat lo hobi main gitar. Meski suaranya kayak kentut yang dikeluarin secara diam-diam, otak lo akan segera bereaksi saat dia mulai memetik senar gitar. ‘Pas gede nanti pasti dia bakal jadi pemetik bulu ketek. Dari caranya memetik senar gitar, sangat pas untuk menarik bulu ketek profesional!

Oh.. maaf maksudnya, ‘Pas gede nanti pasti dia bakal jadi gitaris handal seperti Slash!’ bukan begitu?

Sama halnya dengan gue. Gue baru mengenali jati diri gue sendiri ketika duduk dibangku 1 SMA. Gue nemuin hal yang selama ini tidak gue duga. Sesuatu hal yang sebelumnya belum kepikiran buat dikerjakan: nulis.

Dulu gue gak suka nulis. Menurut gue menulis adalah hal yang paling merepotkan setelah mengerjakan PR. Azek.

Setelah dijalanin, ternyata nulis itu asik juga, ya. Pikir gue. Gue mulai ketagihan buat nulis dan akhirnya mendirikan sebuah blog yang berisikan kumpulan cerita fiksi anak muda. Gue mulainya dari cerita fiksi. Sampai pada suatu ketika, gue mulai merasa jenuh dengan nulis fiksi. Seru sih, tapi kayaknya ini bukan bidang yang gue minatin.

Baca Juga: Saatnya Memikirkan Masa Depan

Gue beralih ke blog personal. Gue tau tulisan gue tidak semenarik tulisan blogger-blogger diluar sana. Yeah, I know. Tapi, gue akan terus berjuang mengasah kemampuan gue dalam menyuguhkan cerita. Sama seperti pisau. Pisau bila terus-menerus diasah, maka pisau tersebut akan menjadi tajam. Bila sebuah pisau jarang diasah, maka pisau tadi akan menjadi tumpul.

Dan mengenai ketertarikan gue terhadap dunia Teknologi Informasi masih terus berlanjut sampai saat ini. Bahkan gue sudah memiliki tujuan beserta gambaran diri gue di masa depan.

Sebenarnya masih banyak hal lain yang gue sukai. Tapi gue ingin berfokus pada dua hal yang menjadi tujuan hidup gue saat ini. Menulis dan turut serta dalam pertumbuhan Teknologi di masa yang akan mendatang.

Gue tau, inilah yang terbaik untuk diri gue.

Sudahkah kalian menemukan jati diri kalian sendiri?

Yuk, share curhatan atau bahkan impian kalian di kolom komentar di bawah ini. Jangan segan-segan… gue akan mencoba untuk mendengarkan curhatan kalian dengan baik. Bila beruntung, gue akan membantu dalam memberi solusi atas kebimbangan yang ada pada diri kalian \o/



12 COMMENTS

  1. menurut gue.. menemukan jati diri itu sama ‘gampangnya’ dengan mencari jerami dalam kumpulan jarum.. sudah terlihat tapi sulit diraihnya, mungkin dengan bantuan temen kita bisa menemukan jati diri kita, dengan bertanya, gue harus bagaimana atau harus kemana.. gak semua hal bisa ditemukan dengan sendirinya. semua butuh bantuan dan proses.

    yap . makasih sudah pasang foto cewe gue diatas.. akhirnya gue menemukan jatidiri cewe gue, isyana.

  2. Za, kamu bahas ini, aku ngerasa… Nano-nano. Ngerasa jadi ikut berintrospeksi. :’)
    Tapi ngerasa kesel pas dikasih foto kak Isyana. Tersisih. Aku kan nggak kayak Isyana :( ah elah
    Napa kudu bawa bulu ketek sih? Nyambung ke gitar. Ah lu mah Za. Zbl.
    Dulu juga aku nggak suka nulis. Nulis ngetik gitu. Tapi karena aku rasa kalo nulis adalah alternatif menenangkan diri, ya jadi enak sendiri. Menarik mah relatif sih Za. Aku tertarik kok sama… Yang punya blog ini. APAAN. BUKAN. SAMA TULISAN KAMU MAKSUDNYA.
    Udah ‘pinter’ nulis, pinter bidang IT… Tambah lagi Za! Biar multitalent-nya jadi luar biasa.
    Soal jati diri… Akupun masih mencari. Tinggal sebagian lagi. Ya… Susah juga lah, kayak cari pemilik tulang rusuk yang hilang. :(

    • Hihihi… Merasa kalah saing ya, Ris? Tenang… cewek tanpa kerudung memang cantik tapi cewek berkerudung lebih cantik daripada yang tidak berkerudung (tiba-tiba inget mantan). Karena bulu ketek cukup dekat dengan senar gitar, gitu Ris. IYAAA GUE TAHU ITU! KARENA SIAPALAH SAYA INI :(
      Pengin belajar ngedit video biar bisa jadi Youtuber gitu. Tapi jarang ada waktu :(
      Ahelah lu mah curcol mulu Ris hehehe. Cari dong tulang rusuknya yang hilang! Sebelum tulang rusuknya diambil orang lain :p

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Enter the captcha *

Setelah mampir jangan lupa tinggalin komentar, ya!\o/ Semoga harimu menyenangkan \o/

*komentar baru akan muncul apabila sudah di Approve terlebih dahulu oleh admin.